Ketua DPRD Dorong Pembangunan Jalan dan Jembatan di Kukar Libatkan Anggaran Provinsi dan Pusat
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pembangunan jembatan dan jalan sangat penting bagi
roda perekonomian daerah. Terlebih lagi bagi Kabupaten Kutai Kartanegara
(Kukar) yang memiliki wilayah geografis yang beragam dan terpisah anak sungai
dan rawa sehinga mengharuskan dihubungkan dengan jembatan.
Pembangunan dua
infrastruktur vital ini menelan anggaran yang sangat besar. Oleh karena itu,
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mendorong agar diterapkannya skema gotong royong
baik itu dibantu pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dengan APBN.
“Jika pembangunan
infrastruktur jalan dan jembatan gotong royong juga dilakukan oleh pemerintah pusat
dan pemerintah Provinsi Kaltim maka kita di Kukar tidak terlalu terbebani,
ditambah lagi dengan kondisi sekarang kebijakan efisiensi anggaran,” kata Ahmad
Yani kepada media ini, Kamis (13/11/2025).
Dengan demikian maka
keuangan daerah Kukar bisa lebih maksimal untuk kepentingan dan kebutuhan
masyarakat Kukar yang juga bersentuhan langsung dengan rakyat. Karena
menurutnya pembangunan infrastruktur diperlukan kolaborasi yang baik antar
pemangku kepentingan.
"Pembangunan wilayah
ini diperlukan sinergi, baik itu dari pemerintah Provinsi Kaltim maupun
Pemerintah Pusat, kan semua ada kepentingan, Kukar juga menjadi wilayah
delineasi IKN," ungkapnya.
Politikus PDIP ini
mencontohkan salah satu pembangunan infrastruktur yang menelan anggaran yang
besar yaitu pembangunan Jembatan Sebulu maupun jalan konektivitas antar Kukar
menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Diketahui pembangunan infrastruktur jalan
menuju IKN dan Jembatan Sebulu ini juga menjadi kepentingan dan kebutuhan
banyak pihak, tak hanya pemerintah Kukar tapi juga lintas daerah bahkan untuk
kepentingan pemerintah pusat jika semuanya terkoneksi dengan baik.
Yani menegaskan jika
proyek besar itu dilakukan oleh pemerintah daerah, maka itu bisa menghambat
program-program pemerintah daerah yang lainnya.
"Proyek yang besar
harus dapat support dari pemerintah provinsi dan pusat. Untuk itu, kami di DPRD
berupaya menyinkronkan pemerintah daerah melalui OPD dan anggota DPRD, ketika
melakukan konsultasi bisa fokus terhadap aspirasi yang dibutuhkan masyarakat,
termasuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan," tegasnya.(adv)